![]() |
| Foto/Istimewa |
ððððð ðððððð.ððð, ðððððð ððððð - Kebakaran di Dusun Sidoharjo, Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, menghanguskan rumah milik Herianto dan Noto, Minggu (8/2). Di lokasi kejadian terdapat tiga rumah yang posisinya berdekatan, masing-masing milik Noto, Herianto, dan Kenong.
Saat kejadian, rumah milik Herianto dalam kondisi kosong, sedangkan rumah Noto dan Kenong berpenghuni.
Menurut keterangan warga sekitar, Nursahidin, kebakaran bermula ketika Noto berupaya membuang kasur yang sudah terbakar dari dalam kamar melalui jendela untuk mencegah api membesar.
Namun, karena ukuran kasur yang cukup besar dan tidak dapat di keluarkan melalui jendela, api justru semakin membesar.
"Dia ni mau buang kasur yang udah kebakar di kamar, biar endak makin besar. Cuman kasur ni endak muat keluar lewat jendela jadi api makin besar," ujarnya.
Nursahidin menjelaskan, mayoritas bangunan rumah di lokasi kejadian berbahan kayu sehingga api dengan cepat merambat.
Warga yang membantu pemadaman lebih memprioritaskan penyelamatan rumah milik Kenong yang berada di samping dan masih berpenghuni dengan alat seadanya.
"Kami ngamankan rumah Mas Kenong mah, yang mampu di atasi dengan alat seadanya," jelasnya.
Ia menyebutkan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Dengan kondisi bangunan berbahan kayu dan angin yang cukup kencang, api menghanguskan kedua rumah tersebut dalam waktu singkat.
"Sekitar 13.30 WIB, angin kuat, rumah kayu lagi, sekitar 15 menit habis rata," ungkapnya.
Ia juga menambahkan, meskipun pasokan air di lokasi cukup, keterbatasan alat pemadam membuat api sulit dikendalikan.
"Minim alatnya, cuma dua Robin jak yang ada, BPBD Kayong sampai udah habis semua," katanya.
Sementara, Kepala Dusun Sidoharjo, Dadan, menyebutkan bahwa berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh cucu dari Noto yang bermain korek api hingga membakar kasur berbahan kapuk.
"Informasi sementara, diduga karena cucunya bermain korek api dan membakar kasur kapuk," jelasnya.
Dadan menambahkan, dalam peristiwa tersebut tidak hanya dua rumah yang terbakar, namun sejumlah hewan ternak juga ikut menjadi korban.
"Ada kambing yang ikut terbakar, sekitar empat ekor," katanya.
Ia memastikan, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, dan hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun penyebab pasti kebakaran.
Sumber Pontianak Post

