ððððð ðððððð.ððð, ððððððð - Kapolres Sekadau, Bupati Sekadau, dan unsur Forkopimda melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kamis (8/1/2026).
Panen raya ini merupakan agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan diikuti jajaran pemerintah daerah serta unsur TNI-Polri sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mengawal ketahanan pangan nasional.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Bupati Sekadau Aron, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Djefrai Raja Tugam, Wakapolres Sekadau Kompol Samsul Bakri, perwakilan Kejaksaan Negeri Sekadau, pejabat utama Polres Sekadau, unsur TNI, perwakilan OPD terkait, Bulog, BPS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, serta tamu undangan lainnya.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama menyampaikan bahwa pelaksanaan panen raya ini mencerminkan komitmen dan sinergi Polri bersama pemerintah daerah dan Forkopimda dalam mendukung program strategis pemerintah, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.
“Hingga Desember 2025, Polres Sekadau telah melaksanakan penanaman jagung seluas kurang lebih 402,45 hektare yang tersebar di tujuh kecamatan. Dari luasan tersebut, 191,6 hektare telah dipanen dengan total hasil mencapai 133,35 ton,” ujar AKBP Andhika.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 ton hasil panen telah disalurkan ke Bulog Cabang Sanggau, sementara 93,35 ton lainnya didistribusikan kepada masyarakat Kabupaten Sekadau guna menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV ini, panen dilakukan di tiga titik lokasi, yakni satu hektare di Desa Bokak Sebumbun serta dua titik lainnya di Kecamatan Belitang dengan luasan masing-masing 0,7 hektare dan 0,3 hektare, dengan potensi hasil panen sekitar 2,5 ton.
“Panen lanjutan akan terus dilaksanakan hingga akhir Januari 2026 pada lahan seluas sekitar 18,55 hektare dengan potensi hasil panen kurang lebih 27 ton,” jelas AKBP Andhika.
Sementara itu, Bupati Sekadau Aron mengapresiasi sinergi Polres Sekadau, Forkopimda, OPD terkait, serta seluruh pihak yang terlibat aktif dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sekadau.
“Panen raya ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat. Potensi lahan jagung di wilayah ini cukup besar dan menjanjikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan pascapanen, khususnya dalam proses pengeringan jagung agar memenuhi standar kadar air. Menurutnya, dukungan Bulog sangat dibutuhkan sebagai bagian dari upaya bersama pemerintah dalam menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional.(Hms/Red)

