𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆 𝐍𝐄𝐖𝐒 - 𝐓𝐞ðŦ𝐭ðĒðĶ𝐛ðŪ𝐧 𝐋ðĻ𝐧𝐠𝐎ðĻðŦ 𝐓𝐚ðĶ𝐛𝐚𝐧𝐠 𝐄ðĶ𝐚𝐎 𝐈ðĨ𝐞𝐠𝐚ðĨ 𝐝ðĒ 𝐊𝐚ðĐðŪ𝐚𝐎 𝐇ðŪðĨðŪ 𝐑𝐞𝐧𝐠𝐠ðŪ𝐭 𝟕 𝐍ðē𝐚𝐰𝐚


𝐒𝐈𝐍𝐀𝐑 𝐊𝐀𝐏𝐔𝐀𝐒.𝐂𝐎𝐌, 𝐊𝐀𝐏𝐔𝐀𝐒 𝐇𝐔𝐋𝐔 - Aktivitas tambang ilegal kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Sebanyak tujuh warga Desa Bugang, Kecamatan Hulu Gurung, dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tanah dan batu saat melakukan aktivitas penambangan.

Sekretaris Camat Hulu Gurung, Zulfauzi, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan Kampung Hilir, Desa Bugang.

“Informasi yang kami terima memang ada tujuh warga Desa Bugang yang meninggal saat menambang dan tertimpa longsoran tanah,” ujarnya, Minggu (8/3/2026.

Ia menjelaskan seluruh korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Jenazah para korban kemudian dibawa ke rumah masing-masing untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

“Korban yang meninggal sudah dievakuasi dan rencananya akan dimakamkan sore ini juga,” katanya.

Lokasi tambang rakyat tersebut diketahui berada cukup jauh dari pusat kecamatan, sekitar 5 hingga 6 kilometer dari ibu kota Kecamatan Hulu Gurung.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu Topan Ali Akbar mengaku telah menerima informasi terkait insiden tersebut yang terjadi di daerah pemilihannya.

Ia menyebut seluruh korban merupakan warga Desa Bugang, dengan korban terdiri dari laki-laki maupun perempuan.

“Ketujuh korban yang meninggal semuanya merupakan warga Desa Bugang,” ujarnya.

Topan mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Ia menilai kejadian serupa kerap terjadi di wilayah Kapuas Hulu, terutama di lokasi tambang rakyat yang belum memiliki izin resmi.

Menurutnya, pemerintah pusat hingga daerah perlu segera mengambil langkah strategis agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Dengan keterbatasan kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah, apakah kita harus terus membiarkan korban seperti ini terjadi,” katanya.(red)

 

 

 Sumber: NuansaKalbar

Baca Juga
Berita Terbaru
  • 𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆 𝐍𝐄𝐖𝐒 - 𝐓𝐞ðŦ𝐭ðĒðĶ𝐛ðŪ𝐧 𝐋ðĻ𝐧𝐠𝐎ðĻðŦ 𝐓𝐚ðĶ𝐛𝐚𝐧𝐠 𝐄ðĶ𝐚𝐎 𝐈ðĨ𝐞𝐠𝐚ðĨ 𝐝ðĒ 𝐊𝐚ðĐðŪ𝐚𝐎 𝐇ðŪðĨðŪ 𝐑𝐞𝐧𝐠𝐠ðŪ𝐭 𝟕 𝐍ðē𝐚𝐰𝐚
  • 𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆 𝐍𝐄𝐖𝐒 - 𝐓𝐞ðŦ𝐭ðĒðĶ𝐛ðŪ𝐧 𝐋ðĻ𝐧𝐠𝐎ðĻðŦ 𝐓𝐚ðĶ𝐛𝐚𝐧𝐠 𝐄ðĶ𝐚𝐎 𝐈ðĨ𝐞𝐠𝐚ðĨ 𝐝ðĒ 𝐊𝐚ðĐðŪ𝐚𝐎 𝐇ðŪðĨðŪ 𝐑𝐞𝐧𝐠𝐠ðŪ𝐭 𝟕 𝐍ðē𝐚𝐰𝐚
  • 𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆 𝐍𝐄𝐖𝐒 - 𝐓𝐞ðŦ𝐭ðĒðĶ𝐛ðŪ𝐧 𝐋ðĻ𝐧𝐠𝐎ðĻðŦ 𝐓𝐚ðĶ𝐛𝐚𝐧𝐠 𝐄ðĶ𝐚𝐎 𝐈ðĨ𝐞𝐠𝐚ðĨ 𝐝ðĒ 𝐊𝐚ðĐðŪ𝐚𝐎 𝐇ðŪðĨðŪ 𝐑𝐞𝐧𝐠𝐠ðŪ𝐭 𝟕 𝐍ðē𝐚𝐰𝐚
  • 𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆 𝐍𝐄𝐖𝐒 - 𝐓𝐞ðŦ𝐭ðĒðĶ𝐛ðŪ𝐧 𝐋ðĻ𝐧𝐠𝐎ðĻðŦ 𝐓𝐚ðĶ𝐛𝐚𝐧𝐠 𝐄ðĶ𝐚𝐎 𝐈ðĨ𝐞𝐠𝐚ðĨ 𝐝ðĒ 𝐊𝐚ðĐðŪ𝐚𝐎 𝐇ðŪðĨðŪ 𝐑𝐞𝐧𝐠𝐠ðŪ𝐭 𝟕 𝐍ðē𝐚𝐰𝐚
  • 𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆 𝐍𝐄𝐖𝐒 - 𝐓𝐞ðŦ𝐭ðĒðĶ𝐛ðŪ𝐧 𝐋ðĻ𝐧𝐠𝐎ðĻðŦ 𝐓𝐚ðĶ𝐛𝐚𝐧𝐠 𝐄ðĶ𝐚𝐎 𝐈ðĨ𝐞𝐠𝐚ðĨ 𝐝ðĒ 𝐊𝐚ðĐðŪ𝐚𝐎 𝐇ðŪðĨðŪ 𝐑𝐞𝐧𝐠𝐠ðŪ𝐭 𝟕 𝐍ðē𝐚𝐰𝐚
  • 𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆 𝐍𝐄𝐖𝐒 - 𝐓𝐞ðŦ𝐭ðĒðĶ𝐛ðŪ𝐧 𝐋ðĻ𝐧𝐠𝐎ðĻðŦ 𝐓𝐚ðĶ𝐛𝐚𝐧𝐠 𝐄ðĶ𝐚𝐎 𝐈ðĨ𝐞𝐠𝐚ðĨ 𝐝ðĒ 𝐊𝐚ðĐðŪ𝐚𝐎 𝐇ðŪðĨðŪ 𝐑𝐞𝐧𝐠𝐠ðŪ𝐭 𝟕 𝐍ðē𝐚𝐰𝐚
Posting Komentar