SEKADAU, SINAR KAPUAS.com - Pemerintah Kabupaten Sekadau menegaskan bahwa program ziarah rohani bukan hanya bentuk dukungan terhadap kebutuhan spiritual masyarakat, tetapi juga investasi moral yang diharapkan memberikan dampak nyata sepulang peserta dari perjalanan tersebut. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sekadau Subandrio, saat melepas 11 pendeta yang berangkat menuju Israel, di Cristian Center, Desa Bokak Sebumbun, Jumat (14/11/2025)
Subandrio menekankan bahwa ziarah rohani merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah yang selaras dengan visi-misi Sekadau untuk membangun masyarakat yang unggul, sejahtera, dan bermartabat. Ia menyebut bahwa tiga agama, yaitu Islam, Katolik, dan Kristen, mendapat kesempatan melaksanakan kegiatan rohani seperti Umroh maupun ziarah ke tempat suci.
Wabup menegaskan, karena kegiatan ini dibiayai oleh anggaran daerah, para peserta memiliki tanggung jawab moral untuk kembali dengan membawa perubahan positif, baik untuk diri pribadi maupun bagi masyarakat Sekadau.
“Setelah pulang nanti harus ada dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari. Bawa perubahan bagi kabupaten Sekadau,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mengingat perbedaan cuaca ekstrem di Israel. Subandrio meminta seluruh peserta menjaga nama baik daerah selama perjalanan. (ya)

