,

Desa Peniti Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesiapsiagaan Bencana Lewat Penilaian GKSTTB Tingkat Provinsi

Editor
November 19, 2025, 17:30 WIB Last Updated 2025-11-20T01:42:47Z


SEKADAU, SINAR KAPUAS.com - 
Upaya memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana menjadi perhatian utama Desa Peniti melalui Penilaian Lomba Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Peniti, Jalan Sekadau-Sanggau itu dihadiri tim penilai provinsi, jajaran PKK, unsur TNI, pemerintah daerah, dan perangkat desa, Rabu (19/11/2025).


Dalam penilaian tersebut, Desa Peniti menampilkan berbagai program yang telah dijalankan untuk membangun keluarga yang tangguh baik dari sisi kesehatan, ketahanan pangan, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas masyarakat di tingkat desa.


Ketua Tim Penggerak PKK Desa Peniti, Y. Yiyin Petrus Manus, mengatakan partisipasi Desa Peniti dalam ajang GKSTTB bukan sekadar lomba, melainkan ruang untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keluarga yang sehat dan siap menghadapi situasi darurat. “Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Peniti,” ujarnya.


Kepala Desa Peniti, Petrus Manus, menegaskan pemerintah desa terus mendorong pembentukan keluarga-keluarga tangguh melalui edukasi kesehatan, pembinaan lingkungan, dan peningkatan respons masyarakat terhadap risiko bencana. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam mempersiapkan kegiatan penilaian ini. 


“Kami berharap Desa Peniti dapat menjadi contoh bagi desa lainnya dalam membangun keluarga sehat dan tangguh bencana,” katanya.


Sementara itu, Camat Sekadau Hilir, Gustar Indarto, menilai kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembangunan masyarakat desa. Menurutnya, meningkatnya kesadaran warga mengenai ketahanan keluarga akan berdampak langsung pada kesejahteraan dan kesiapsiagaan masyarakat. 


“Penilaian ini diharapkan memotivasi warga untuk terus memperbaiki kualitas hidup,” jelasnya.


Perwakilan Tim Penilai Provinsi Kalimantan Barat, Emilda Kuen, mengapresiasi kesiapan Desa Peniti dalam mengikuti GKSTTB. Ia menyebut kegiatan ini sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan kapasitas desa dalam menciptakan keluarga yang sehat, tanggap, dan tangguh bencana. 


“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga,” tuturnya.