,

Miris! Seorang Anak di Tekam Tega Aniaya Ibu Kandung Sendiri, Hingga Tewas

By Admin
Juni 06, 2024, 14:38 WIB Last Updated 2024-06-06T07:38:33Z

                                             Ilustrasi

SEKADAU, SK - Miris dan sangat tragis seorang anak tega menghabisi nyawa ibunya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 5 Juni 2024 sekitar pukul 16.30 Wib di dusun Gonis Tekam desa Gonis Tekam kecamatan Sekadau hilir.


Impormasi yang berhasil di himpun oleh awak media ini dari berbagai narasumber yang melihat langsung kejadian tersebut dilapangan menyebutkan, sekitar pukul 16,30 wib AJ (38) anak bungsu dari YLR (77) pulang ke rumah usai dari Rumah tetangga untuk memperingati 7 hari kematian istrinya. Sesampai di rumah AJ masuk ke kamar ibunya sambil marah-marah tak karuan, pada saat itu anaknya berada di kamar bersebelahan dengan kamar ibunya dengan ketakutan. Setelah masuk ia melihat ibunya terbaring dikamar dan tidak bisa keluar lantaran kaki luka menginjak paku beberapa waktu lalu.Entah setan apa yang merasuki AJ sehingga ia langsung menganiaya ibunya. Akibat penganiayaan tersebut muka bagian kirinya luka memar akibat benturan keras. Diduga setelah diinjak-injak bagian dadanya AJ juga memukul ibunya mengunakan tangan dan membenturkan kepala ibunya dengan pintu kamar. 


"Saya melihat ibunya di pukul sekali oleh AJ, tepat mengenai kepala pada saat itu korban sedang terbaring tak berdaya," kata Toyon salah seorang saksi saat kejadian.


Mendengar ribut di rumah tersebut para sanak saudara berdatangan, untuk melihat dan melerai, pada saat itu korban sudah terbaring lemah dan langsung dibawa ke rumah sakit,. Namun nyawanya tidak tertolong sehingga pada pukul 22,00 wib korban menghembuskan napas terakhir di RSUD Sekadau, dan Pelaku langsung digelandang ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan, pantauan media ini Tempat Kejadian Perkara (TKP) malam setelah korban dinyatakan meninggal oleh pihak Rumah Sakit. Aparat langsung melakukan oleh TKP.


Ketika kejadian sang istri sedang tidak berada di rumah ia mencari daun Pisang untuk kebutuhan peringatan 40 hari meninggalnya ibu Mesah istri pamannya.


Berdasarkan impormasi dari keluarga bahwa AJ sudah sering menganiaya ibunya, bahkan kejadian kali ini sudah yang ke sekian kalinya.


"AJ memang sering menganiaya ibunya,. namun biasanya ibunya masih bisa lari menghindar, namun kemarin sore ibunya tidak bisa lari karena kakinya luka tertusuk paku," kata Toyon sapaan sehari-harinya.(Tim)

Iklan