Iklan

HUT PEMDA

HUT PEMDA
,

Kecamatan Mahap Dan Taman Siapkan Desa Untuk ODF Tahun ini

by Redaksi
Juni 23, 2022, 07:22 WIB Last Updated 2022-06-23T00:22:55Z



SEKADAU, SK - Dua kecamatan di kabupaten Sekadau yakni kecamatan Sekadau hulu dan kecamatan Nanga Mahap akan menargetkan masing tiga desa untuk ikut  Open Decepation Free (ODF) atau stop Buang Ar Besar Sembarangan (BABS).


Sedangkan untuk desa Sekadau hulu akan menargetkan dua desa untuk ODF tahun ini.


"Tahun kita akan upayakan dua desa di kecamatan Sekadau hulu untuk ikut ODF," kata Uden camat Sekadau hulu, Rabu (22/06/2022) usai mengikuti acara pendataan ODF di kantor desa Rawak hulu.


Menurut dia, saat ini sudah 5 di kecamatan Sekadau hulu yang sudah ODF kini kata dia sisa 10 desa yang belum ODF, angka ini akan kita pacu terus agar semua desa ikut ODF, hanya saja bertahap.


"Saat ini pihak tengah di sibukkan dengan pendataan penduduk yang sudah memiliki jamban sendiri, karena sebagai syarat ODF semua kepala keluarga (KK) harus memiliki jamban sendiri di rumah masing-masing," ungkap Uden.


Sementara itu camat Nanga Mahap Martinus Ridi ditemui oleh media ini di kediaman Nanga Mahap, Rabu (22/06/2022) mengatakan, saat ini pihak tengah mempersiapkan tiga di kecamatan Nanga Mahap untuk ikut ODF.


"Tahun ini kita akan targetkan tiga desa yang ikut ODF, diantaranya desa, Desa Tembesuk,Desa Landau Apin dan desa Cenayan," kata Ridi.


Dari 13 desa kata dia, baru satu desa yang sudah ODF yakni desa Nanga Suri, maka sambung dia, tahun ini kita akan targetkan 3 desa untuk ikut ODF, sehinga sisa 9 desa yang belum ODF, secara bertahap kita upayakan agar semua desa bisa ODF.


Ia juga mengimbau, kepada masyarakat agar mulai menyadari dampak dari BABS, disamping penyebab munculnya berbagai penyakit, kebiasaan BABS sangat tidak baik bagi kelangsungan hidup anak-anak.


"Maka kita setiap berkunjung ke desa saya selalu mengingatkan agar masyarakat menyadari dampak BABS sehingga memacu warga untuk memiliki jamban sendiri di setiap rumahnya,"pesan Ridi.


Reporter: Tim

Iklan