ððððð ðððððð.ððð, ðððððð ðððð - Warga Kecamatan Seberuang digemparkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki di tepi jalan poros yang menghubungkan Desa Menapar dan Desa Bati, wilayah Desa Gurung, Jumat pagi 27 Februari 2026.
Korban diketahui berinisial AP (53), warga setempat yang dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Kamis malam.
Personel Polsek Seberuang langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.00 WIB.
Penemuan jenazah ini bermula dari upaya pencarian yang dilakukan warga setelah korban tak kunjung kembali ke rumah usai berpamitan pergi ke kebun.
Kronologi Penemuan Jenazah:
Kapolres Kapuas Hulu melalui Kapolsek Seberuang, IPDA Agung Herlambang, menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh dua saksi, Petrus Sumardi dan Yosef Apung.
Keduanya melakukan pencarian setelah mengetahui korban belum pulang sejak Kamis 26 Februari 2026 malam.
“Korban ditemukan dalam posisi tersungkur di tepi jalan dan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar IPDA Agung Herlambang.
Pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP) bersama petugas Puskesmas Seberuang menemukan adanya aroma menyengat cairan racun rumput dari area mulut korban.
Sebelumnya, pada Kamis siang, korban sempat terlihat berpapasan dengan warga dan berpamitan hendak menuju kebun miliknya.
Namun hingga malam hari, rumah korban tampak gelap dan tidak berpenghuni.
Warga sempat berupaya melakukan pencarian meski dihadapkan pada cuaca ekstrem berupa hujan lebat, sebelum akhirnya korban ditemukan keesokan paginya.
Di sekitar lokasi, tepatnya di pondok ladang milik korban, polisi menemukan satu botol racun rumput jenis Gramoxone.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar, korban diduga kuat meninggal dunia akibat bunuh diri dengan meminum cairan kimia tersebut.
Kapolsek Seberuang menambahkan bahwa pihak keluarga, yang diwakili oleh adik kandung korban, telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.(Red)
Sumber: NuansaKalbar

