Notification

×

Iklan

Iklan

DSN Group Danai Konservasi Hutan Berbasis Masyarakat di Desa Laman Satong untuk 10 Tahun

Jumat, 15 Januari 2021 | Januari 15, 2021 WIB Last Updated 2021-03-03T15:00:38Z
KETAPANG - 14 JANUARI 2021 – PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group) 
bangga dapat berpartisipasi dalam Proyek Konservasi Hutan Berbasis Masyarakat di Hutan Desa Manjau  di Dusun Manjau, Desa Laman Satong, Ketapang, Kalimantan Barat melalui komitmen pendanaan 
selama 10 tahun, terhitung mulai Januari 2021.

Sebagai anggota RSPO, Grup DSN berpartisipasi melalui program Remediasi dan Kompensasi RSPO 
(RaCP) dalam Proyek Konservasi yang dipimpin oleh Komunitas di Laman Satong, bekerja sama dengan 
pemangku kepentingan lainnya. Peresmian proyek tersebut berlangsung pada Kamis, 14 Januari 2021.

DSN Group melalui tiga anak perusahaannya, PT Dharma Agrotama Nusantara, PT Dewata Sawit 
Nusantara dan PT Dharma Intisawit Lestari, mengalokasikan dana program sebesar USD 390.600 atau 
setara Rp 5,5 miliar untuk jangka waktu 10 tahun untuk program ini.

Kepala Divisi CSR Area 2 DSN Group, Immanuel Tibian, mengungkapkan bahwa di luar komitmen DSN 
Group untuk memenuhi standar minyak sawit berkelanjutan RSPO, mekanisme Remediation and 
Compensation Procedure (RaCP) menyediakan landasan yang bagus untuk memungkinkan perusahaan 
menangani konservasi dan tanggung jawab sosialnya dengan cara yang positif, terukur dan 
berkesinambungan.

“Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan yang lebih besar untuk perlindungan lanskap, dengan 
melestarikan hutan di Dusun Manjau, yang telah dikenal sebagai salah satu kantong keanekaragaman 
hayati di wilayah Kalimantan Barat. Kami bangga terlibat dalam program konservasi hutan yang dipimpin 
oleh masyarakat ini. Hal ini sejalan dengan visi Keberlanjutan kami untuk menjadi Pilihan Yang 
Bertanggung Jawab Bagi Manusia, Planet, dan Kemakmuran, "kata Immanuel usai acara kick-off.

Program remediasi yang dilakukan DSN Group mencakup pendanaan untuk pembayaran jasa ekosistem 
atau payment ecosystem service (PES) melalui Yayasan yang mengelola Hutan Desa Manjau di Desa Laman Satong. Dana 
ini akan digunakan untuk memfasilitasi masyarakat dalam menciptakan mata pencaharian yang 
berkelanjutan sambil memastikan perlindungan dan pelestarian hutan. DSN Group bekerjasama dengan
Community Forest Ecosystem Services (CFES) untuk mewujudkan kompensasi tersebut melalui
implementasi program yang dimulai dari bulan Januari 2021 sampai dengan Januari 2031.

Sementara itu, Arif Aliadi, Ketua Badan Pelaksana CFES mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk 
mengembangkan perhutanan sosial sebagai skema yang efektif dan berkelanjutan dalam upaya 
konservasi dan meningkatkan mata pencaharian masyarakat. 

Menurutnya, untuk mencapai tujuan tersebut, proyek ini akan memungkinkan pengelolaan hutan 
berbasis masyarakat yang berkelanjutan di Hutan Desa Manjau Desa  Laman Satong, meningkatkan mata pencaharian 
masyarakat lokal melalui perbaikan pertanian berkelanjutan, serta  melaksanakan kegiatan konservasi  
sehingga ancaman terhadap hutan mereka dapat diatasi, melalui pendekatan bertahap. (Heny)
×
Berita Terbaru Update