Notification

×

Iklan

Iklan

Mengenal Sosok AKP Frits, Kasat Reskrim Polres Sekadau

Kamis, 09 Juli 2020 | Juli 09, 2020 WIB Last Updated 2020-07-09T03:17:57Z
Sekadau, Sinarkapuas.com - AKP Frits Orlando Siagian baru sebulan lebih bertugas sebagai Kasat Reskrim Polres Sekadau. Ia menceritakan pengalamannya selama bergabung menjadi anggota Polri.

Penempatan pertamanya sejak lulus Akpol 2009 lalu, yakni di Jayapura, Papua, 7 tahun lamanya. Setelah itu, ia bertugas di Kalimantan Barat, tepatnya di Ketapang. Ia pun bertugas di Ketapang selama lebih dari 2 tahun.  

“Jadi Kapolsek Sandai selama setahun. Kemudian, Kapolsek Kendawangan satu tahun setengah,” kata Firts, sapaan akrab AKP Frits Orlando Siagian.

Pria yang lahir di Padang Sidempuan, Sumatera Utara, 30 Juni 1988 ini dipercaya mengemban amanah sebagai Kasat Reskrim Polres Sekadau. Jabatan Kasat pun baru pertama kali diemban oleh Frits. “Iya, ini pertama kalinya jadi Kasat,” ujar anak ketiga dari lima bersaudara itu.

Baru sebulan lebih bertugas di Sekadau, Frits mengungkapkan kesannya. Apalagi, ini pengalaman pertama kali baginya bertugas di daerah hulu. 

“Di sini (Sekadau) terbilang kondusif. Dengan kemajemukan suku dan toleransi yang tinggi di sini, kita sebagai aparat bisa mensosialisasikan aturan hukum demi menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Sekadau,” ucapnya. 

Di tengah pandemi COVID-19, pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat dalam rangka menuju era new normal. Mengingat, Kapolri sudah mencabut Maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona atau COVID-19. 

“Kita setiap malam melakukan patroli. Kita berikan edukasi kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Kita sudah tidak membubarkan, tapi mengedukasi misal di warung kopi (warkop) bisa buka, tapi tetap patuhi protokol kesehatan. Kita mengedukasi masyarakat sekaligus pemilik usaha,” jelas Frits.

Sementara menghadapi pilkada, kata Frits, strategi yang dilakukan adalah tetap mengikuti protokol kesehatan. Menurutnya, walaupun dilakukan pesta demokrasi jangan mengabaikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.

“Kita juga terus mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial. Jika ada informasi-informasi, apalagi hoaks yang belum jelas kebenarannya jangan disebarkan di media sosial karena dalam menghadapi pilkada hal-hal kecil, sensitif bisa jadi besar di kemudian hari. Mari kita sama-sama menjaga Sekadau yang aman dan kondusif,” tutupnya. (Sk)
×
Berita Terbaru Update